Cukir– Dalam upaya terus meningkatkan mutu pendidikan dan karakter peserta didik, MI Perguruan Mu'allimat Cukir menggelar agenda Rapat dan Pembinaan Guru pada Kamis, 30 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini menghadirkan secara langsung Pengawas Sekolah/Madrasah dari Kecamatan Diwek untuk memberikan arahan dan pembinaan khusus mengenai penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) kepada seluruh dewan guru.
Dalam sesi pembinaan tersebut, Pengawas Kecamatan Diwek menekankan pentingnya pendekatan pembelajaran yang berlandaskan kasih sayang, kepedulian, dan empati melalui Kurikulum Berbasis Cinta. Pendekatan ini bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang ramah, nyaman, serta mendidik karakter siswa secara holistik.
Poin-poin utama yang disampaikan dalam pembinaan meliputi:
1. Penanaman Nilai Kasih Sayang: Mengintegrasikan pendekatan berbasis cinta ke dalam interaksi harian antara guru dan siswa serta dalam setiap mata pelajaran.
2. Penguatan Karakter & Akhlak: Membentuk ekosistem madrasah yang tidak hanya fokus pada capaian akademis, tetapi juga pada pembentukan jiwa yang santun, empatik, dan berakhlak mulia.
3. Kesiapan Perencanaan Pembelajaran: Menyusun modul dan metode mengajar yang selaras dengan prinsip-prinsip KBC.
Kabar gembira dan membanggakan turut mewarnai kegiatan pembinaan ini. MI Perguruan Mu'allimat resmi ditunjuk untuk menjadi salah satu piloting (madrasah percontohan) dalam penerapan Kurikulum Berbasis Cinta.
Penunjukan ini menjadi bukti kepercayaan pihak pengawas dan dinas terkait terhadap kesiapan serta komitmen MI Perguruan Mu'allimat dalam memelopori inovasi pendidikan berbasis karakter dan kasih sayang.
Kepala MI Perguruan Mu'allimat, Akhmad Yassin Andy Koesmayni, S.Pd, menyambut baik kepercayaan besar tersebut dan menyatakan kesiapan seluruh dewan guru untuk menyukseskan program piloting ini.
"Melalui pembinaan ini dan amanah sebagai madrasah percontohan Kurikulum Berbasis Cinta, kami berkomitmen menghadirkan atmosfer pembelajaran yang penuh kasih, sehingga para siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak, dan bahagia dalam menuntut ilmu," ungkapnya.
Dengan langkah strategis ini, MI Perguruan Mu'allimat semakin mantap dalam meneguhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul, inovatif, dan berkarakter.