Wujudkan Madrasah Ramah Anak, MI Perguruan Mu'allimat Cukir Gandeng PAB Community Gelar Sosialisasi Anti-Bullying

Dipublikasikan: 18 Feb 2026

Wujudkan Madrasah Ramah Anak, MI Perguruan Mu'allimat Cukir Gandeng PAB Community Gelar Sosialisasi Anti-Bullying
Cukir, 14 Februari 2026 โ€“ Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan harmonis, MI Perguruan Mu'allimat (MIPM) Cukir menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Anti-Bullying pada Sabtu (14/02). Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah ini menghadirkan narasumber dari PAB Community (Komunitas Pelajar Anti Bullying), sebuah organisasi yang fokus pada edukasi dan pencegahan perundungan di kalangan pelajar.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa-siswi kelas atas. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai bahaya perundungan (bullying), baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial (cyber bullying). Selain itu, para siswa diajarkan cara merespons jika melihat atau mengalami perundungan di lingkungan sekolah.

Dalam pemaparannya, tim dari PAB Community menekankan bahwa perundungan bukan sekadar "candaan" biasa, melainkan tindakan yang dapat melukai perasaan dan menghambat perkembangan mental sesama teman. Para relawan PAB Community mengajak siswa MIPM Cukir untuk menjadi "Agen Perubahan" yang aktif menyebarkan kasih sayang dan saling menghargai.

Kepala MI Perguruan Mu'allimat Cukir menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret madrasah dalam mewujudkan visi "Mulia dalam Bersikap".

"Sejalan dengan komitmen kami menciptakan lingkungan psikologis yang kondusif bagi peserta didik, kami ingin memastikan tidak ada ruang bagi perundungan di MIPM Cukir. Kami ingin anak-anak tumbuh dengan rasa aman sehingga mereka bisa berprestasi dengan maksimal," ungkap beliau.

Acara ditutup dengan deklarasi bersama dan penandatanganan petisi anti-bullying oleh perwakilan siswa, guru, dan tim PAB Community sebagai simbol komitmen bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan MI Perguruan Mu'allimat Cukir tetap menjadi madrasah yang sejuk, religius, dan menjunjung tinggi nilai kekeluargaan sesuai dengan tradisi luhur yang telah dibangun sejak tahun 1960.

Mari Bersama Kita Katakan: Sayangi Teman, Stop Bullying!